Cari

menuju1titik

semua titik menuju1 titik, sisi_Nya

Arti Harga

Apalah arti harga
Jika tidak menghargai.
Walaupun angka besar telah didapati.
Tetap hanya sunyi menemani.
Pilihan itu tetap harus ada aksi.

Ruang Ingatan

Kenangan itu tetap hidup
Dalam pikiran
Tak ada kekuatan
Membatasi ingatan
Hanya satu pilihan
Melanjutkan perjalanan
Hingga ada kenangan baru
Saling berburu dengan cerita lama
Berjuang terus merebut ruang ingatan.
Mana yang bertahan
Semua tak butuh jawaban
Sebab waktu telah menuliskan

Ruang Ingatan

Dosa Jamaah

Ini dosa

Dosa kita

Kita bersama

Bersama jamaah

Berulang-ulang lakukan

Jamaah tak henti-henti

Tak ada sendiri-sendiri

Lakukan bersama-sama

Siapa imam jamaah ini

Apa kita lupa ini

Imam lari selamatkan diri

Tak peduli ini dosa sendiri-sendiri

Selamat datang jamaah dosa

Dosa jamaah

Biar jamaah jawab

Hati tersingkap gelap

Apa sudah waktunya tobat

Tobat jamaah setiap penjuru negeri

Jamaah tobat untuk dosa jamaah

Sebab ini memang dosa jamaah

Dibunuh Perlahan

Akhirnya dipenghujung malam

Tak begitu larut seperti biasa

Semua menuju 1 titik
Titik awal dan titik akhir
Bertemu dan berpisah
Bagai prolog dan epilog

Perjalanannya menuju akhir

Perjuangannya membuka awal

Berat untuk diceritakan

Lambat untuk dituliskan

Tapi tetap bagian kenangan

Pemikiran yang tak sebentar

Berharap bisa dibunuh perlahan

Dipilih Tak Memaksa Memilih

Senang melihat mu

Ada rindu yang terobati

Doa terbaik selalu untukmu

Dengan segenap hati dan sepenuh jiwa

Sebab hakikat cinta melihat kebahagiaan

Pada raut wajah yang dicintainya

Walaupun ada irisan di kalbu

Walaupun cinta tak terjawab

Tapi cinta tetaplah cinta

Memberi tanpa harus menerima

Dipilih tak memaksa memilih

Salam Teh Botol Sosro

Minum teh botol pertama dan terakhir di meja ini
Selamat jalan diri
Selamat tinggal semua perangkat yang menemani
Penuh sabar menghadapi saya yang lelet bekerja
Memaksa terdesak dengan keleletannya
Apa jadinya
Semua benda disini yang tau
Seandainya mereka dapat bicara tak ada titik untuk ucapan
Butuh berlembar-lembar kertas untuk menuliskan
Salam Teh Botol Sosro apapun makanannya minumnya Teh Botol Sosro
Salam innalillahi wainna ilaihi rojiun
Apapun milik Allah kita kembalikan padaNya

Kita rasa kita (……..)

Hidup ini memang dramatis

Tapi tidak untuk didramatisir

Hidup ini penuh kebahagiaan

Tapi bukan pameran kebahagiaan

Hidup ini berbatas tanpa keterbatasan

Perjalanan dari berbagai sisi dan sudut

Bisa dilihat orang dengan perspektif yang berbeda

Kita memang harus bahagia

Tapi tidak harus tampak bahagia

Walaupun alasan klise hidup ini kita yang punya

Kita rasa kita (……..)

Cinta Tetap Hadir

Apa yang terjadi
Bagian dari usaha dan doa
Mengingat rindu tetap di hati
Nama selalu hadir tak sengaja
Walaupun ketika memikirkan hal berbeda
Allah hamba titipkan hati ini
Mengapa Engkau selalu hadirkan namanya
Ketika sudah lama tak berjumpa
Entah dia mengingat masa bersama
Atau bagian masa yang terlupa
Hanya pada Mu hamba bercerita
Tempat Tumpah semua rasa
Bisa jadi hanya tinggal asa
Mimpi indah tak jadi nyata
Hamba mohonkan berikan sabar dan lapang dada
Untuk semua yang terjadi
Engkau maha pembolak-balik hati
Hamba berharap dia pasangan halal yang engkau ridhoi
Tapi harap tak boleh berlebihan dan lupa diri
Semoga Allah, hamba selalu Engkau bersamai

Sosok Ibu

Ada cerita tak sampai
Rindu yang terurai
Dalam pengantar cerita
Telah sampai pada akhirnya

Sosok tak sempat terbahagia
Menanggung keluh kesah semua
Dari diri ini tak berdaya
Kesadaran dibawah rata-rata
Sebab didukung usia
Merawat manja bersama nya

Hilang sapaan dan nasehat
Berikut dengan raga bersandar jasad
Doa pergi sekejap jadi tak terpahat
Ditutup teriakan tangis dalam pekad

Sepi sunyi senyap diam dalam riuh
Ternyata kau telah beranjak tiba-tiba
Tak hanya raga tapi bersamaan ruh
Kau di panggil Sang Pemilik semua
Ku hantar dengan isak tangis hati luluh
Lenyap tempat bermanja ria
Hilang pundak bersandar rebah
Selamat jalan ku tebar bunga
Sampaikan salam pada Allah
Semoga selagi ku bernyawa
Kelapangan untuk mu disisi-Nya
Cepat atau lambat kita bertemu disana

Blog di WordPress.com.

Atas ↑