Malu
Bersembunyi dari nya
Setumpuk yang memanggil
Punya cerita dalam lembarannya

Awalnya ku berani hampirinya
Menyentuhnya dan mengambil beberapa
Yang ku suka
Sayang tak semua terbaca

Sekarang ku takut
Malu menghampirinya
Aku tak bertanggung jawab
Telah mengambilnya

Bahagia ia bersama ku
Awalnya tapi tak semua
Sebab tak terbuka helai demi helainya
Ku diamkan hingga debu membersamai

Dari jauh ku tetap memandangnya
Setumpuk rindu ku
Ingin membersamainya
Menelan butiran aksara didalamnya
Narasi dan diksi yang membuat bahagia
Ditengah ketiadaan ku dalam dunia
Tapi dialah jendela semua
Walaupun tak ada pintu terbuka
Tetap buku bait cerita cinta